-Duh Gusti Alloh…Matur Sembah Nuwun Kawulo…
-Kawulo Namung Abdi…Mboten Wonten Napa-Napanipun Tanpo Gusti…
-Matur Suwun Kawulo Panjenengan Paringi Gesang Kecukupan…
*Duh Gusti Alloh…Nyuwun Pangapunten Saking Sedoyo Dosa,,Kalepatan Kawulo Sarto Tiyang Sepuh Kawulo…
-Kawulo Inggih Nyuwun Panjenengan Paringi Welas Asih Dumateng Sedoyo Umat Sesami…
*Duh Gusti Alloh Kawulo Nyuwun…Panjenengan Paringi Gesang Kawulo Rahayu..Sarwo Kalimpahan Berkah…Panjengan Angkat Derajat Kawulo Gusti Alloh….
*AMIN-AMIN ya robbal ALAMIN…

I. Kumpulan soal teori

1. Bahasa C merupakan bahasa tingkat tinggi, artinya pendefinisian variabel dapat disesuaikan dengan kebutuhan user. ketidaksesuaian pemilihan nama variabel dengan peruntukannya dikenal dengan istilah …

A. Kesalahan sintaks

B. Kesalahan input

C. Kesalahan logika

D. Kesalahan program

E. Kesalahan semantik

2. Pola pikir yang terstruktur yang berisi tahap-tahap penyelesaian masalah dan nantinya akan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman dikenal sebagai pemikiran …

A. Sekuensial

B. Object oriented

C. Algoritmis

D. Kepakaran

E. Modular

Perhatikan tahapan pengembangan program dibawah ini :

a) Melakukan domentasi

b) Mencari solusi

c) Definisikan masalah

d) Menulis program

e) Memilih teknik pemecahan dam algoritma

f) Melakukan pemeliharaan

g) Melakukan testing dan debugging

3. Tahapan yang benar sebagai langkah-langkah pembuatan program adalah …

A. bdecfag

B. cebdfa

C. abcdefg

D. abdcefg

E. cbedgaf

4. Pendeklarasian array yang tepat adalah …

A. int bil [11]={0-10};

B. int num [2]={0, 1, 2};

C. int bil [4]={0-4};

D. float x[]={0.4, 0.3, 0.2};

E. integer bil [4]={0,1,2,3};

5. Perhatikan elemen dan nilai array disamping ini.

Berapakah nilai c[2] dan nilai elemen ke 5 berturut-turut…

A. 0 dan 43

B. -45 dan 0

C. 6 dan 1543

D. 43 dan 4

E. 0 dan 1543

6. Berikut adalah karakter dari sebuah array, kecuali…

A. Elemen mulai dari 0

B. Mencantumkan nama variabel

C. Indeks berawal dari 0

D. Mencantumkan jumlah alokasi memori

E. Mencantum tipe variabel

7. Berikut adalah karakter dari structure yang membedakannya dengan variabel bertipe array atau variabel biasa

A. Memiliki nama

B. Hanya berisi lebih dari satu variabel

C. Memiliki tipe data

D. Hanya berisi satu tipe data

E. Berisi lebih dari satu variabel dan tipe data

8. Pemrograman berorientasi objek berkaitan dengan istilah data dan method. Dibawah ini adalah representasi data turunan dari sebuah objek bernama Kubus …

A. Luas permukaan

B. Jari-jari

C. sisi

D. Volume

E. Ukuran kubus

9. Sedangkan representasi method atau behavior dari objek bernama Kubus yang merupakan sifat baru (bukan sifat yang diturunkan dari induknya) yang dimiliki oleh objek tersebut adalah….

A. HitungLuas()

B. HitungSisi()

C. SetSisi()

D. HitungVolume()

E. GetSisi()

10. Dibawah ini penamaan variabel yang benar …

A. tempat&tgllahir

B. isi[2]ember

C. 2_to_f

D. int

E. contoh

Perhatikan delarasi variabel dibawah ini :

float x=145.0;

printf(“%2.5f”,x);

11. Maka output dari program adalah :

A. 145,00000

B. 14,5000

C. 14,50000

D. 1,45000

E. 0,14500

12. Di bawah ini cara penulisan definisi fungsi yang benar adalah ?

A. int luas (x) return (x*x);

B. int luas (int x) { return (x*x); }

C. int luas x { return (x*x); }

D. int luas { return (x*x); }

E. int x (luas) { return (x*x); }

13. Tujuan dari pembuatan fungsi, kecuali ?

A. Mengurangi duplikasi kode

B. Pemisahan proses dan input

C. Mencari solusi masalah

D. Fungsi dapat dipanggil berulang-ulang

E. Mencari solusi dengan pendekatan sekuensial

Perhatikan psedocode/algoritma program dibawah ini

1. inputkan nilai pertama

2. tampung dalam variabel x

3. inputkan nilai kedua

4. tampung dalam variabel y

5. bandingkan kedua nilai

6. jika nilai x lebih dari nilai y

7. maka cetak “nilai maksimal adalah nilai x”

8. selainnya cetak “nilai maksimal adalah nilai y”

14. Berapakah variabel yang digunakan dalam pseudocode tersebut …

A. 1

B. 4

C. 2

D. 5

E. 3

15. Yang wajib disertakan dalam sebuah fungsi adalah….

A. Prototype dan return value

B. Parameter dan return value

C. Definisi dan parameter

D. Definisi dan pemanggilan fungsi

E. Prototype fungsi

16. Fungsi diatas merupakan fungsi rekursif yang memiliki arti …

A. Memanggil variabel didalam fungsi

B. Memanggil fungsi itu sendiri

C. Memanggil parameter yang sama

D. Tidak mengembalikan nilai

E. Menggunakan structure bertipe data long

17. Berikut ini merupakan fungsi yang merupakan jenis fungsi user defined function (UDF), yaitu…

A. faktorial()

B. sin()

C. exp()

D. sqrt()

E. clrscr()

18. Fungsi getche() terdapat dalam file header….

A. stdio.h

B. string.h

C. conio.h

D. iostream.h

E. fstream.h

19. Fungsi sqrt() terdapat dalam file header…

A. stdio.h

B. string.h

C. math.h

D. iostream.h

E. fstream.h

20. Di bawah ini merupakan deklarasi index pada array yang benar, kecuali…

A. int arrayku[5];

B. int arrayku[]={1,2,3};

C. int arrayku={1,2,3};

D. int arrayku[5]={1,2,3};

E. int arrayku[122];

21. Berikut ini merupakan deklarasi yang benar untuk membuka file dengan menggunakan file header fstream.h yaitu…

A. PF=fopen(“contoh.txt”,”w”);

B. PF=fopen(“contoh.txt”);

C. output.open(“coba.txt”);

D. output.open(“coba.txt”,w);

E. output.open(“coba.txt”,w+);

Perhatikan kode program dibawah ini untuk menjawab soal nomor 36 s/d 40

int kali (int x, int y) {

return (x*y);

}

main () {

int a, b;

int hasil;

a=5, b=2;

hasil=kali(a,b);

cout<<<<y){ … }

29. Jika nilai x=5 dan nilai y=6 maka program akan menuju ke baris pseudocode …

A. Baris 6

B. Baris 8

C. Baris 7

D. Baris 7 dan 8

E. Baris 4

30. Baris program proses dinyatakan pada baris ke …

A. Baris 2

B. Baris 6

C. Baris 4

D. Baris 7 dan 8

E. Baris 5

31. Jika menggunakan pendekatan fungsi, berapakah parameter yang harus disediakan pada fungsi yang bernama maksimum?

A. Satu parameter

B. 2 variabel

C. Dua parameter

D. Tidak menggunakan parameter

E. Tiga parameter

Perhatikan kode program dibawah ini untuk menjawab soal nomor 46 s/d 48

main() {

int S;

ofstream output;

output.open(“D:/coba.txt”);

cout<>S;

output<<<<<endl; ofstream="" output="" tampil="" dilayar="" diinputkan="" baru="" layar="" mencetak="" 2000="" ke="" error="" apa="" yang="" terjadi="" ketika="" txt="" sudah="" ada="" menimpa="" berhenti="" menambah="" isi="" tidak="" dapat="" dieksekusi="" membuat="" duplikat="" file="" perhatikan="" kode="" program="" dibawah="" ini="" untuk="" menjawab="" soal="" nomor="" 49="" s="" d="" 50="" int="" total="0;" for="" indeks="0;indeks<<


Setiap kali Anda melakukan perubahan setting, Windows selalu menyimpan setting terakhir yang sudah dilakukan. Penyimpanan seting ini juga dilakukan saat Windows melakukan shut down sehingga seting yang sama tetap ada saat Windows dijalankan berikutnya.
Fasilitas ini bagus dan jelek. Bagusnya, tentu saja fitur ini sangat membantu pengguna. Bisa dibayangkan bagaimana repotnya kalau kita harus mengatur ulang settingan di komputer tiap kali menjalankan Windows. Males banget deh! Sisi buruk dari fasilitas ini tentu terasa bagi pemilik komputer yang digunakan publik. Misalnya pemilik warnet. Pasti nggak mau setingnya diubah-ubah seenaknya oleh orang yang nggak jelas.
Demi mengamankan pengaturan Windows Anda yang dianggap telah optimal, gunakan cara berikut untuk mengunci Windows.
1. Seperti biasa, jalankan Registry Editor.
2. Setelah itu masuk ke subkey HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrent VersionPoliciesExplorer.
3. Pada subkey Explorer tadi buatlah DWORD value baru dengan nama NoSaveSettings. Caranya klik kanan mouse pada bagian kanan jendela, lalu pilih New > DWORD value dan beri nama NoSaveSettings.
4. Klik dua kali entri yang barusan dibuat tadi lalu isikan value data-nya dengan nilai 1.
5. Tutup Registry Editor dan restart PC.
Sumber : Tabloid PC Plus Online

JAKARTA – Usulan amendemen UUD 1945 kelima yang diusung DPD diindikasikan kandas di tengah jalan.Hal ini disebabkan minimnya dukungan yang diberikan.
Bahkan, menjelang detik akhir batas waktu yang ditentukan MPR terkait dukungan usulan amendemen,Kelompok DPD di MPR yang menjadi pengusul amendemen justru mulai terlihat menyerah. Mereka memutuskan belum akan meneruskan proses amendemen UUD 1945 kelima.

Hasil keputusan itu disampaikan Ketua Kelompok DPD di MPR Bambang Soeroso kepada Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR Jakarta,tadi malam. ”Setelah melihat dinamika politik, kami akhirnya belum akan meneruskan proses amendemen, hal ini bukan berarti penundaan,” tegas Sekretaris Kelompok DPD di MPR Ichsan Loulembah di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya,DPD akan melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah kalangan anggota MPR.Menurut dia, berdasarkan perkembangan dinamika politik selama ini, sebenarnya usulan amendemen pasal 22 D UUD 1945 mendapat dukungan luas dari masyarakat dan berbagai tokoh. Namun, DPD juga tidak bisa menafikan bahwa amendemen belum mendapat dukungan dari kalangan politisi di MPR. Ichsan menggambarkan, saat ini ada dua kutub pandangan dalam menanggapi usulan amendemen.Pertama, berasal dari para gubernur, kalangan intelektual, organisasi massa (ormas), dan masyarakat. Hal ini mencerminkan bentuk dukungan substansial.

Yang kedua, adanya pandangan yang diwakili politisi di MPR yang belum sepenuhnya setuju. Meski politisi di MPR belum setuju, DPD tetap optimistis,ke depan mereka akan setuju.“Mereka kan selalu beralasan waktu dan perlu kajian yang komprehensif,” tandasnya. Keputusanbelumditeruskannya amendemen ini,tambah anggota DPD asal Sulawesi Tengah itu, bukan berarti amendemen ditunda.Hal ini dilandasi bahwa MPR belum mengagendakan sidang pembahasan amendemen.

Sementara itu, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan pihaknya tetap menunggu hingga pukul 24.00 WIB pada Selasa (7/08) untuk memastikan dukungan usulan amendemen UUD 1945 kelima. Setelah itu, MPR akan memutuskan apakah sidang MPR yang mengagendakan pembahasan usulan amendemen akan digelar atau tidak. “Kita masih menunggu apakah persyaratan sepertiga anggota MPR atau 226 anggota terpenuhi atau tidak,” ungkapnya. Hingga tadi malam, dukungan yang sudah diberikan sebanyak 216 orang. Kemungkinan, dukungan ituakanterusberkurang menyusul penarikan dukungan dari 11 anggota PBR yang tergabung dalam fraksi Golkar.

Wakil Ketua MPR AM Fatwa mengatakan,pengajuan usulan amendemen tentang kewenangan DPD tidak bisa diundur. Menurut dia, sesuai peraturan yang ada, batas waktu usulan berakhir tadi malam.“Usulan untuk melakukan sidang MPR telah masuk sejak tiga bulan lalu.Dengan demikian,nanti malam (tadi malam) merupakan batas akhir apakah usulan tersebut didukungsepertigajumlah anggota MPR,”ungkapnya. Fatwa menjelaskan, bila DPD memutuskan untuk melakukan pengunduran pengajuan usulan, dikhawatirkan akan mengganggu jadwal konstitusi. Untuk itu, kata dia, bila usulan amendemen Pasal 22 D UUD 1945 tidak didukung sepertiga anggota MPR, pengusul harus memulai proses dari awal lagi. “Kalau mereka ingin agar usulan tersebut ditindaklanjuti, ya harus memulai lagi dari awal,” tukasnya. Lebih lanjut Fatwa menegaskan, berdasarkan pengalaman yang ada, perubahan UUD tidak bisa hanya dilakukan per pasal. Sebab, perubahan satu pasal akan berpengaruh terhadap pasal-pasal yang lain. (Sin/chamad hojin/ hermansyah/suwarno/pab)

Windows Super Cepat Tanpa Fungsi Auto Check

Posted on December 22, 2009. Filed under: Computer, Utility Tools, Windows |

Di Windows, kalau komputer tiba-tiba mati karena sengaja di-reset atau gara-gara listrik padam, akan dilakukan pemeriksaan disk secara otomatis untuk memastikan tidak terjadi error. Akibatnya, usai insiden “mati tiba-tiba” ini, start Windows akan berjalan lebih lama.

Nah, supaya Windows tidak melakukan pemeriksaan hard disk, lakukan trik berikut.
1. Buka Windows Explorer, masuk ke folder Windows, lalu ketikkan “Autochk.exe” di kolom pencarian. File tersebut bakal ditemukan di folder -WINDOWS-system32.
2. Pilih file tersebut dan tekan “F2”. Selanjutnya, ubah namanya menjadi “Autochk.exe.old”. Klik “Yes” pada kotak konfirmasi yang muncul.


Ternyata, menjadi anak kost memang harus benar-benar bisa mandiri. Meskipun saya sudah nge-kost sejak awal kuliah, namun kadang-kadang masih merasakan kerinduan dari belenggu-belenggu yang berhubungan dengan duka sebagai anak kost. Masalah mandiri, kalau mandi sendiri sih udah bisa, tapi untuk benar-benar mandiri secara total, bagaimanapun akan saya usahakan. Menerapkan budaya malu untuk minta ‘sangu’ sama orang tua sedang saya coba. Tapi yang jadi masalah, seiring naiknya bahan bakar, perlahan menunjukkan bahwa ternyata harga-harga barang lainnya juga tidak mau kalah. Secara logika itu adalah hal yang wajar, mengingat bahan bakar merupakan sumber penggerak dalam proses produksi serta distribusi, so mau tidak mau setiap perusahaan harus memutuskan diantara dua pilihan. Selain lebih efisiensi, menaikkan harga, atau gulung tikar melakukan pengurangan kuantitas mungkin menurut saya akan menjadi sebuah alternatif serta solusi untuk menghadapi fenomena saat ini.

Bicara tentang mie instant, sebagai anak kost mie instant termasuk salah satu sumber kehidupan. Mungkin bukan hanya anak kost, tetapi semua orang dari berbagai kalangan suka mengkonsumsi mie instant. Selain mudah dalam proses penyajiannya, harganya pun cukup berkompromi bagi saya. Meskipun cuma bisa menghilangkan lapar hanya kurang lebih dua jam, but it’s ok, itu kan cukup ampuh sebagai trik mengalihkan perhatian pikiran serta cacing dalam perut yang sudah sangat-sangat kelaparan
Terus terang, Saya baru mengetahui ternyata harga mie instant naik, karena sebelumnya stock waktu beli untuk bulan kemarin masih ada. Kemudian beberapa hari yang lalu, ketika saya beli mie di warung dekat tempat kost, untung mata saya nggak jatuh karena kaget dengan harganya dan selain itu saya menganggap harga mie tersebut naiknya lumayan juga sih. Mau tidak mau ya harus dibayar sambil dongkol, “Gw gak mau jajan mie disini lagi ah, mahal!!”. Dan hari ini, pas saya coba untuk beli mie instant pada tempat yang agak jauh dari tempat kost, karena penasaran berapakah sebenarnya harga mie instant saat ini (padahal sebenarnya berharap supaya dapet harga yang lebih murah), finally… perjuangan saya sia-sia. Ternyata harganya sama aja.
Saya sudah salah paham karena menganggap bahwa harga yang saya dapatkan pada warung pertama itu adalah mahal, padahal sebenarnya harga tersebut telah menjadi harga standar mie saat ini.
Huff…, nasib anak kost. Bagi anda yang senasib dengan saya, anda tidak perlu kaget lagi dengan kenaikan harga-harga makanan atau barang. Yang penting harus lebih efisiensi lagi, selain itu juga harus ngecilin perut meskipun perut sudah kecil & kempes


Banyak yang bilang tinggal sendiri atau tanpa orangtua atau menjadi anak kost itu ada suka dan duka, tapi itu semua adalah pilihan hidup. Jika kita merasa sanggup untuk menjalaninya yah kita boleh memilih jalan hidup itu, tapi jika kita tidak sanggup untuk menjalaninya lebih baik kita tidak perlu memilih jalan hidup itu.

Aku sudah hampir 1tahun menjadi anak kost. Aku berusaha menjalani kehidupan anak kost dengan baik, karena ini adalah pilihan hidup yang telah aku ambil. Seperti anak kost lain aku merasakan suka dan duka kehidupan anak kost. Suka nya jadi anak kost itu:

dengan kita memilih untuk menjadi anak kost, kita dituntut untuk lebih mandiri dengan melakukan semuanya sendiri tanpa ada bantuan dari siapapun.
selain menjadi lebih mandiri kita bisa lebih dewasa dalam menghadapi semua persoalan.
kita juga dituntut untuk memanage semua kebutuhan-kebutuhan kita, dengan mengatur semua pengeluaran dan pemasukan kita sendiri.
dan yang lebih penting jadi anak kost itu bisa bikin kita gag terlalu bergantung sama orang2 disekitar kita terutama orangtua.
bisa bikin kita belajar buat bersosialisasi lebih baik.

Ada suka, pasti ada dukanya jadi anak kost,yaitu:

1. kalau uang kita habis sebelum waktunya dapat uang, hal itu sangat menyiksa buat anak kost,hehehe
kita bakalan ngerasa kangen sama semua yang berhubungan dengan keluarga, ya masakan ibu berantem sama kakak atau adik, sampe hal-hal yang sepele juga bakal kita kangenin.
2. semua serba dilakukan sendiri, ugh malasnya.hehehe
kita bisa aj tiba2 merasa kurang perhatian dari orang terdekat dan merasa ingin diperhatikan tiba2.
3. kadang harus makan dengan menu seadanya karena berusaha untuk berhemat.
Untuk menjadi anak kost kita harus bisa menyesuaikan diri kita dengan hal-hal baru yang belum tentu kita dapatkan ketika kita masih tinggal serumah dengan orangtua.

Kita harus bisa lebih terbuka dengan hal-hal tersebut, tetapi kita juga harus hati2 dengan pergaulan anak kost. Banyak yang bilang menjadi anak kost, pergaulan kita akan menjadi lebih bebas. Karena kita hidup jauh dari orangtua, sehingga kita tidak diawasi orang tua kita dan itu membuat kita lebih bebas lagi dalam pergaulan kita. Kita harus memilih teman untuk bergaul, pilih teman yang bisa membawa pengaruh baik terhadap pelajaran ataupun pergaulan. Untuk lebih aman dan tidak terlalu bebas dalam pergaulan, sebaiknya memilih tempat kost mempunyai peraturan tidak sembarangan dan lebih baiknya lagi tempat kost tersebut dihuni oleb ibu/bapak kost.


Oleh : Faudzan Farhana

Bagi seorang anak, belaian kasih dan perlindungan orangtua merupakan hal dasar yang dapat menguatkannya dalam melakukan segala aktivitasnya di luar rumah. Tanpa belaian kasih sayang dan perlindungan orangtua, anak akan terlihat seperti seekor anak ayam yang kehilangan induknya, kebingungan dan ketakutan.

Perasaan kebingungn dan ketakutan inilah yang sering muncul pertama kali saat berada dalam sebuah ruangan kecil berukuran 2×1,5 m yang bernama “kamar kost” dan sendirian tanpa seorang keluarga pun yang menemani. Terkadang perasaan ini berbaur dengan euforia kebebasan dan beban kemandirian yang juga lazim muncul saat berada jauh dari orangtua.

Berdasarkan cerita dari berbagai teman yang menjalani kehidupan kost, ada hal-hal yang menjadi suka dan duka hidup di kost. Diantara sukanya yaitu : boleh pergi berjalan-jalan kapan saja, kemana saja, dengan siapa saja, dan pulang pukul berapa saja disebabkan karena tidak ada lagi orangtua yang mengawasi. Selain itu, hidup di kost membuat kita dapat berlama-lama bercengkrama bersama teman-teman, bebas berdiskusi sampai larut malam, dan tanpa ada yang melarang. Tidak ada seorang ibu yang cerewet, ayah yang sok tahu, maupun saudara yang tidak tahu diri, semuanya terserah kita. Seseorang yang menjalani kehidupan kost biasanya akan lebih mandiri dan bertanggungjawab dibandingkan dengan orang-orang yang tidak menjalaninya. Hal ini dimungkinkan sebab seorang anak kost mau tidak mau harus belajar untuk mengatur kehidupannya sendiri, makan sendiri, mencuci baju sendiri, membersihkan kamar, dsbnya .

Tak lepas dari suka, maka duka anak kost pun beragam. Seorang teman pernah mengeluhkan kepada saya bahwa ada saat-saat dimana kita merasa butuh sebentuk perhatian dan penghargaan dari orangtua dan keluarga dalam menyelesaikan masalah, namun mereka tidak ada. Sementara kondisi teman serumah (satu kost-an) cuek bebek dan tidak peduli, saat rasa rindu untuk kembali pulang semakin menjadi namun kesibukan kuliah memaksa untuk bertahan, saat ucapan dan pendapat kita yang bila di rumah selalu mendapatkan apresiasi namun ketika di dunia kost-an seolah-olah tidak berarti, saat tagihan-tagihan dan kebutuhan-kebutuhan hidup serasa mencekik leher namun kiriman uang dari kampung belum juga datang. Maka saat-saat itulah hidup sebagai anak kost menjadi tidak menyenangkan sebagaimana yang dibayangkan sebagian besar orang.

Tinggal sendiri tanpa pengawasan orangtua jelas menimbulkan tanggung jawab – tanggung jawab moriil kepada diri sendiri. Seiring dengan bertambahnya usia, kita harus belajar bagaimana dapat menyelenggarakan kehidupan sebaik-baiknya dengan sesedikit mengkin mengeluh atau meminta bantuan kepada orangtua. Menurut penulis keadaan inilah yang kemudian menuntut kita untuk lebih kreatif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan kita. Sebelum dicuekin, sebaiknya sejak awal kita sudah harus menjalin hubungan yang baik (bersosialisasi-red), kalau perlu akrab dengan teman-teman yang satu rumah serta ibu pengasuh atau ibu kost. Hal ini wajib karena merekalah orang terdekat yang pertama kali dapat kita mintai pertolongan bila terjadi masalah dikemudian hari. Bergaul dengan sebanyak mungkin masyarakat sekitar, seperti penjual galon, mas-mas tukang sayur dan tempe, ibu-ibu yang menjual di kantin, bahkan tukang ojek, terkadang juga dapat bermanfaat dikemudian hari (misalnya tak jarang kita bisa ngutang dulu sama mereka kalau ingin memenuhi kebutuhan hidup, namun kiriman bulanan bulan datang^^).

Selain itu, kita juga harus mengembangkan sikap disiplin dalam mengatur waktu dan uang agar kehidupan kita menjadi lebih teratur dan ‘aman’. Maksud dari kata aman di sini terhindar dari pesoalan-persoalan kecil berakibat fatal yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Misalnya dalam hal mengatur waktu. Biasanya, saat tinggal sendiri tanpa pengawasan orangtua kita lebih bebas keluar dan bergaul dengan teman-teman, entah dengan teman serumah, maupun dengan teman-teman lainnya. Terkadang, waktu untuk bergaul itu menghabiskan hampir 90 % waktu kita dalam sehari, padahal tujuan kita datang ke kota ini, hingga harus susah-susah pisah rumah dengan keluarga adalah untuk menuntut ilmu dan belajar. Sering kali terjadi, kita lebih mendahulukan bergaul dibanding dengan mengerjakan tugas-tugas dari kampus dan belajar, dan hal ini dapat berakibat fatal pada nilai-nilai mata kuliah. Padahal hal ini sama sekali tidak perlu terjadi. Bila kita pandai dan disiplin dalam mengatur waktu, kita dapat menjalani sekaligus kehidupan anak kost sebagai mahasiswa dan juga anak gaul tanpa merugikan salah satu di antara keduanya.

Hal serupa juga berlaku dalam hal pengaturan keuangan. Sering terjadi apabila datang kiriman bulanan dari orangtua di kampung kita bersikap seperti orang kaya baru yang tidak tahu malu. Traktir sana, traktir sini, membelanjakannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan kemudian pada pertengahan bulan sampai datang awal bulan baru tertatih – tatih, merana karena kehabisan uang. Masalah ini sama sekali tidak cool, oleh karena itu kita harus lebih bijaksana lagi dalam hal membelanjakan uang subsidi dari orangtua. Kalaupun subsidi tersebut dirasakan memang tidak cukup, apa salahnya berpikir kreatif untuk mencari uang tambahan dengan bekerja sambilan (sambilan artinya tidak menyita seluruh waktu, dan tidak menganggu perkuliahan) selama pekerjaan yang dilakukan berada dalam koridor halal.

Terakhir, masalah yang sepele namun juga penting adalah selektif dalam memilih teman. Di zaman di mana pergaulan bebas menjadi nge-trend ini, selektif dalam memilih teman adalah kunci utama yang paling menentukan seperti apa nanti wujud eksistensimu di dunia ini. Seperti nasihat para sufi bahwa “bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kita akan mendapatkan percikan minyak wanginya. Namun bergaul dengan pandai besi, tak jarang kita mendapatkan percikan apinya,” seperti itu pula jika kita bergaul dengan teman. Bila teman-teman kita adalah orang-orang yang mempunyai semangat untuk mencapai keberhasilan yang tinggi, maka kemungkinan kita juga akan semangat untuk mencapai keberhasilan dalam hidup, sebaliknya bila teman-teman kita adalah orang-orang yang ngakunya gaul namun ternyata sibuk mendzalimi dirinya sendiri, maka kemungkinan besar kita juga akan menjadi seperti itu. Maka bergaullah dengan semua orang, namun selektiflah dalam memilih teman.

Apakah sekarang kamu sedang kecanduan rokok? Mau berhenti merokok tetapi tidak tau caranya? Ya, sebenarnya kekuatan untuk melepaskan dari rokok tidak bisa kita perangi sendiri, butuh tangan TUHAN yang mampu membantu anda, dengan berdoa tentunya.


Tetapi dengan sedikit effort seperti menghindarkan diri dari pergaulan orang yang sering merokok ,mengunyah permen rokok itu bisa dijadikan sebagai usaha lain. Sebuah gadget yang diciptakan mirip dengan rokok bisa sebagai alternatif penyembuhan untuk perokok berat. Bentuknya mirip sekali dengan batangan rokok, tidak mengandung nikotin atau tar, bahkan tidak mengandung zat-zat berbahaya lainnya, bahkan bisa menyehatkan kalau dihirup / diisap, akan melegakan tenggorokan.

Rokok elektrik ini dibundel dengan harga $33. Bisa dicharge via USB komputer. Nah, bagi perokok berat, kamu bisa ganti rokok anda dengan yang elektrik serta menyehatkan, dan tenang, rokok elektrik ini juga bisa mengeluarkan asap, sugesti anda bisa diobati. Diproduksi oleh Thanko, produsen gadget terkenal.


Kini, banyak orang desa yang mengirimkan anak-anaknya kuliah di kota besar. Namun kisah menggelitik seputar keluguan orang desa dalam memahami dinamika kampus dan mahasiswa kerap kali muncul. Berikut sepenggal kisah tersebut.

Seorang mahasiswa semester 1 yang baru saja duduk di bangku PTN ternama di bogor mengirimkan surat kepada kedua orang tuanya di desa nun jauh di pelosok Lampung. Begini isi suratnya:

“Bapak dan Ibu, alhamdulillah, saat ini saya sudah mulai kuliah di Bogor. Kuliahnya dari pagi sampai siang. Teman-temanku di sini baik-baik, malah banyak juga yang berasal dari daerah. Saya juga sudah kost, biayanya agak mahal 500 ribu per bulan. Oh ya, Bapak dan Ibu, nilai saya semester 1 ini sudah keluar, yaitu 3,xx. Doakan saya semoga kerasan tinggal di Bogor”

Sebulan kemudian, mahasiswa tersebut menerima balasan tersebut ;

“Anakku, alhamdulillah kamu sudah mulai kuliah. Kami berdua mengharapkan kau cepat lulus dan membantu menyekolahkan adik-adikmu. Mohon maaf bila bulan depan uang kiriman kami agak telat, soalnya harga gabah sedang turun, kata orang-orang desa akibat emport beras”.

“Cuma kami agak sedikit kecewa melihat nilai kamu. Di sd,smp,sma, nilai kamu kan tidak pernah di bawah 7, malah sering 8 dan 9. Kok sekarang cuma 3,5? Ayo nak, rajin-rajinlah belajar”

“Jangan-jangan ini karena kamu ndak fokus ke kuliahmu ya? Mungkin karena kamu ikut-ikutan kost yang bayarnya mahal itu? Makanya nak, jangan dilakoni semua, kalo mau kuliah ya kuliah, kost ya kost, jangan dua-duanya”

Salam sayang Bapak dan Ibu.

May 2014
S M T W T F S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031